Senin, 13 Januari 2025

CARA MENGINSTAL APK DAN DRIVER

                                   CARA MENGINSTAL DRIVER DAN APK


CARA MENGINSTAL DRIVER DAN APK

 

 LANGKAH PERTAMA

1 .Kalian cari di search ''device manager'' lalu klik device manager













2. ketika sudah masuk klik display adapter lalu klik kanan intel uhd,dan klik properties.














3. Klik details dan cari Hardware ids

4. Salin teks nya lalu cari di browser


                                                                           
5.Klik update driver


6.klik yang atas untuk mencari file otomatis
   dan klik yang bawah untuk manual.




Cara Menginstal Apk

1.Aplikasi ZOOM

CARA MEMBUAT PARTISI-PARTISI BARU

                             CARA MEMBUUAT PARTISI-PARTISI BARU


1. kita bisa dengan cara mencari di bagian search di bawah ketik (device manager).atau dengan cara masuk ke file explorer .
















2.lalu klik kanan dan klik manage setelah klik manage kita akan di arahkan ke tampilan seperti dibawah.
















lalu klik disk manager .



















3.Klik  partisi yang ingin di bagi . contoh nya kali ini kita akan membagi partisi ( C ) menjadi 2 sehingga nanti akan menjadi partisi ( C ) dan partisi ( D ) ^^ 

LALU KLIK SHRINK VOLUME

4. Setelah itu isi kapasitas paartisi baru pada bagian enter the amount of space to shrink in mb. kapasitas tersebut tidak boleh melebihi kapasitas yang tertara .Di  Size of available shrink space in MB. Contohnya kali ini kita akan membagi partisi (C) yang sebelumnya 256GB menjadi: partisi (C) 156GB dan partisi (D) 100GB. Maka partisi baru tersebut kita isi 100000. Karena dalam MB bukan GB.


















Ketika sudah lalu klik shrink,maka hardisk akan terbagi menjadi dua.Namun partisi ( D ) masih tertulis unnalocated.

5.lalu klik kanan  di bagian unallocated lalu klik new simple volume 





















6. klik next lalu klik next lagi saat tampilan specify volume size

7.Setelah itu klik Assign The Following drive letter. Lalu pilih sesuai keinginan misalnya kita ingin membuat partisi D maka kita pilih D . Kemudian klik next.



Setelah itu klik Assign The following drive letter. Lalu pilih sesuai keinginan misalnya  kita ingin         membuat partisi D maka kita pilih D. Kemudian klik Next.



















8.Pilih NTFS pada File system lalu isi nama partisi pada bagian Volume label misalnya data. Lalu klik next.


























9.selesai

10.Jika tampilan kalian seperti dibawah ini maka kalian  sudah berhasil .
























  • by arif




Selasa, 07 Januari 2025

LAPORAN MENGINSTAL WINDOWS

LANGKAH - LANGKAH MENGINSTAL WINDOWS DI VIRTUAL BOX



Agar bisa menggunakan Windows 11 di PC dan laptop tidak perlu menginstallnya secara langsung, untuk tahap percobaan  bisa menggunakan VirtualBox untuk menjalankannya langsung dari sistem operasi yang kamu gunakan saat ini.

VirtualBox yaitu sebuah program virtualisasi yang memungkinkan Anda menjalankan berbagai sistem operasi tanpa harus menginstallnya ke komputer.

 Download dan install aplikasi VirtualBox

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mendownload aplikasi tersebut di chrome atau di microsoft edge,ketik saja virtual box nanti akan muncul .

setelah di download langsung saja instal aplikasi nya seperti biasa.

hal kedua yang harus kita lakukan adalah mempunyai file iso windows 11 atau mendownloadnya .

 Jalankan aplikasi VirtualBox

Setelah selesai mendownload file ISO Windows 11 selanjutnya  masuk ke dalam aplikasi nya .

1. Buka aplikasi VirtualBox kemudian klik New untuk membuat virtual mesin.









Lalu selanjutnya ada pengaturan yang harus kita atur .
- Nama : silahkan isi dengan kemauan sendiri atau di isi dengan nama windows 11
- Folder : biarkan saja seperti default.
- Type : Pilih microsoft windows
- Version : Windows (11) 64-bit


















tentukan kapasitas ram yang ingin digunakan .

- Pada memory size yang di tarik slider  ke kiri atau ke kananuntuk mendapatkan kapasitas ram yang din inginkan .

lalu sesuaikan saja ,ketika sudah .

Masuk ke Settings Virtual Mesin Windows 11

2. Selanjutnya  akan dibawa kembali ke tampilan utama aplikasi VirtualBox, di sana akan terlihat ada sebuah virtual mesin bernama Windows 11 di bagian tab kiri.

Klik satu kali pada virtual machine Windows 11 kemudian klik tombol Settings di atas .











Setelah masuk ke jendela Settings, pertama klik pada storage yang ada di bagian atas.

Pada bagian Storage Devices klik pada optical drive yang bertuliskan Empty

Kemudian pada bagian kanan ada menu Optical Drive, lalu klik pada tomboldisk kemudian klik lagi pada pilihan Choose a disk file kemudian pilih File ISO Windows 11 .Setelah itu klik tombol OK.









Install Windows 11 ke virtual mesin

3.setelah konfigurasi selesai pilih mesin virtual yang sudah dibuat ,lalu ikuti langkah langkah instalasi sistem operasi yang muncul di layar.
















4. ketika sudah mengikuti semua langkah langkah ,maka windows 11 di virtual box siap digunakan untuk keperluan apapun.



by arif


Minggu, 05 Januari 2025

MODULE 2

BOOTABLE

Bootable adalah sebuah media penyimpanan seperti flashdisk atau CD yang didalamnya terdapat sebuah sistem operasi baik itu windows, linux , dll. Apa persamaan dan perbedaan bootable dari flashdisk dan CD? Persamaannya yaitu didalamnya sama-sama berisi sebuah sistem operasi yang akan kita gunakan nanti saat install laptop  dan yang membedakannya yaitu cara pembuatan dan kegunaan itu sendiri. Khusus nya bagi notebook kita yang tidak ada tempat CDnya kita bisa gunakan flashdisk sebagai media bootablenya.

Fungsi Bootable

  1. Instalasi Sistem Operasi Misalnya, menggunakan USB bootable untuk menginstal Windows atau Linux.

  2. Pemulihan SistemDigunakan untuk memperbaiki masalah komputer, seperti kerusakan sistem atau pemulihan data.

  3. Diagnostik dan PerbaikanMenjalankan alat diagnostik atau utilitas perbaikan tanpa harus masuk ke sistem operasi utama.

  4. Live OS (Operating System)Menggunakan sistem operasi langsung dari media bootable tanpa menginstalnya, seperti pada beberapa distro Linux.

RUFUS

Rufus adalah aplikasi portabel sumber terbuka dan gratis untuk Microsoft Windows yang dapat digunakan untuk memformat dan membuat USB flash drive yang dapat di-boot atau Live USB . Aplikasi ini dikembangkan oleh Pete Batard dari Akeo Consulting.

Fitur

Rufus mendukung berbagai file .iso yang dapat di-but, termasuk berbagai distribusi Linux dan file .iso instalasi Windows, serta file gambar disk mentah (termasuk yang terkompresi). Jika perlu, itu akan menginstal bootloader seperti SYSLINUX atau GRUB ke flash drive untuk menjadikannya bootable.[8] Ini juga memungkinkan instalasi MS-DOS atau FreeDOS ke flash drive serta pembuatan media yang dapat di-boot Windows To Go.[9] Aplikasi ini memformat flash drive sebagai sistem file FATFAT32NTFSexFAT, UDF atau ReFS.[10]

Rufus juga dapat digunakan untuk membaca hash MD5, SHA-1 dan SHA-256 dari program terkini.

cara membuat bootable menggunakan rufus

Berikut langkah-langkah membuat USB bootable menggunakan Rufus:

Yang Dibutuhkan:

  1. Flash drive (minimal 8 GB, tergantung ukuran file ISO).
  2. File ISO sistem operasi (Windows, Linux, atau lainnya).
  3. Rufus (unduh dari situs resmi: rufus.ie).

Langkah-langkah:

  1. Unduh dan Jalankan Rufus

    • Tidak perlu instalasi karena Rufus adalah aplikasi portable. Cukup klik dua kali untuk menjalankannya.
  2. Colokkan Flash Drive

    • Sambungkan flash drive ke komputer. Pastikan data penting sudah dibackup karena proses ini akan menghapus semua data di flash drive.
  3. Pilih Perangkat USB

    • Pada bagian Device, pilih flash drive yang ingin kamu gunakan.
  4. Pilih File ISO

    • Klik tombol SELECT (di sebelah "Boot Selection") untuk memilih file ISO sistem operasi yang sudah kamu unduh.
  5. Atur Opsi Bootable

    • Biarkan pengaturan default, tetapi pastikan:
      • Partition Scheme: Pilih MBR untuk BIOS/Legacy atau GPT untuk UEFI.
      • File System: Pilih FAT32 (untuk kompatibilitas) atau NTFS (jika ukuran file lebih besar dari 4 GB).
  6. Mulai Proses

    • Klik tombol START untuk memulai pembuatan USB bootable.
    • Jika muncul peringatan bahwa semua data di flash drive akan dihapus, klik OK untuk melanjutkan.
  7. Tunggu hingga Selesai

    • Rufus akan membuat USB bootable. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa menit, tergantung kecepatan flash drive dan ukuran file ISO.
  8. Selesai

    • Setelah proses selesai, flash drive kamu siap digunakan untuk instalasi atau booting.

GPT

GPT adalah singkatan dari Generative Pre-trained Transformer, yaitu sebuah model kecerdasan buatan yang dirancang untuk memahami dan menghasilkan teks secara alami. GPT dikembangkan oleh OpenAI dan dilatih menggunakan berbagai data teks dari internet sehingga mampu menjawab pertanyaan, memberikan penjelasan, berdiskusi, atau bahkan membantu menulis teks kreatif.

Model ini bekerja dengan menggunakan teknologi deep learning berbasis arsitektur transformer yang memungkinkan pemrosesan bahasa alami dengan lebih akurat dan responsif. Contohnya, GPT bisa membantu menyelesaikan tugas-tugas seperti:

  • Menulis artikel atau cerita.
  • Menjawab pertanyaan akademik.
  • Menterjemahkan bahasa.
  • Membuat kode program.

MBR

MBR (Master Boot Record) adalah bagian kecil dari sebuah hard disk atau perangkat penyimpanan yang berfungsi sebagai sektor awal (boot sector) untuk mengelola proses booting sistem operasi dan mengatur partisi pada perangkat tersebut.

Beberapa poin penting tentang MBR:

  1. Lokasi: Terletak di sektor pertama (sektor 0) pada perangkat penyimpanan.
  2. Fungsi Utama:
    • Memuat informasi tentang partisi disk (seperti ukuran dan tipe partisi).
    • Menjalankan boot loader untuk memulai sistem operasi.
  3. Keterbatasan:
    • Hanya mendukung disk hingga 2 TB.
    • Hanya mendukung maksimal 4 partisi primer.

Untuk disk yang lebih besar atau sistem modern, biasanya digunakan GPT (GUID Partition Table) sebagai pengganti MBR.


GPT VS MBR : Apa Perbedaaannya

Berikut adalah perbedaan utama antara MBR (Master Boot Record) dan GPT (GUID Partition Table):

1. Kapasitas Penyimpanan

  • MBR: Mendukung hingga 2 TB saja.
  • GPT: Mendukung disk berukuran lebih dari 2 TB (hingga 9 zetabyte).

2. Jumlah Partisi

  • MBR: Maksimal 4 partisi primer. Jika butuh lebih banyak, harus membuat partisi logis dalam extended partition.
  • GPT: Mendukung hingga 128 partisi tanpa perlu extended partition.

3. Kompatibilitas Sistem

  • MBR: Hanya kompatibel dengan sistem lama berbasis BIOS.
  • GPT: Dirancang untuk sistem modern berbasis UEFI, tetapi tetap kompatibel dengan beberapa BIOS.

4. Ketahanan Data

  • MBR: Informasi partisi hanya disimpan di satu tempat (sektor pertama). Jika rusak, data sulit dipulihkan.
  • GPT: Menyimpan salinan tabel partisi di beberapa lokasi pada disk, sehingga lebih tahan terhadap kerusakan.

5. Keamanan

  • MBR: Tidak memiliki fitur keamanan tambahan.
  • GPT: Mendukung CRC32 checksum untuk mendeteksi kerusakan data dan memulihkannya.

6. Struktur Teknologi

  • MBR: Teknologi lama, dibuat pada tahun 1983.
  • GPT: Teknologi modern, dirancang sebagai pengganti MBR dengan fitur lebih canggih.

Kapan Menggunakan?

  • Pilih MBR jika:

    • Menggunakan perangkat lama.
    • Disk berukuran di bawah 2 TB.
    • Hanya perlu sedikit partisi.
  • Pilih GPT jika:

    • Disk lebih besar dari 2 TB.
    • Menggunakan perangkat modern berbasis UEFI.
    • Membutuhkan banyak partisi atau fitur ketahanan data lebih baik.

by arif

Laporan Blog Linux Debian 11

Di laporan ini saya masukan, proses lengkap waktu saya ngebangun server dari nol sampai siap dipakai. Mulai dari web server, database, CMS, ...